Showing posts with label Serba- serbi IPS. Show all posts
Showing posts with label Serba- serbi IPS. Show all posts

Monday, September 01, 2025

Peran Lembaga Sosial dalam Pemanfaatan SDA

Sumber: RRI.co.id


Peranan Lembaga Sosial dalam Pemanfaatan SDA

Lembaga Sosial merupakan seluruh sistem norma atau aturan dalam masyarakat. 

Lembaga sosial berguna dalam pemanfaatan SDA sebagai berikut:

1. Lembaga Keluarga, yaitu Lembaga yang mengatur kepribadian seseorang/individu.

2. Lembaga agama, yaitu Lembaga  yang berhubungan dengan aktivitas manusia yang berkaitan dengan agama/Tuhan.

3  Lembaga Pendidikan yaitu Lembaga pengajaran kelestarian SDA oleh guru. 

4. Lembaga Ekonomi, yaitu lembaga yang kegiatannya meliputi  produksi, distribusi, konsumsi, dan dalam aktivitasnya harus memperhatikan SDA.

5. Lembaga politik yaitu lembaga politik disahkan UU tentang perlindungan SDA/lingkungan.

Bagaimana Peranannya?

1. Keluarga

Keluarga merupakan tempat sosialisasi/pengenalan pertama bagi and amak dikenalkan : aturan & nilai sosial yg berlaku dalam masyarakat.

2. Lembaga agama, merupakan pelopor terciptanya betertiban sosial melalui ajaran-ajaran agama. 

3. Lembaga ekonomi, yaitu lembaga yang mengatur pemenuhan kebutuhan manusia (melalui kegiatan Produksi, Distribusi, Konsumsi).

4. Lembaga pendidikan dan pembelajaran yaitu lembaga yang bertugas mengubah tingkah laku menjadi lebih baik (terhadap Lingkungan /SDA),

5. Lembaga politik, yang mengatur pelaksanaan kekuasaan & wewenang yang menyangkut kepentingan masyarakat. 

Lembaga Sosial

Sumber: RRI.co.id

Manusia yang hidup dalam lingkungan masyarakat, pasti dihadapkan pada sistem norma. 

Sistem norma artinya tujuan dan fungsi tertentu dalam masyarakat. Bisa juga diartikan sebagai gabungan norma/aturan yang berhubungan dengan kebutuhan di masyarakat.

Tingkatan sistem norma

Norma yaitu aturan yang menjadi pedoman tingkah laku.

a. Cara (usage).

b. Kebiasaan (folkways).

c. Tata kelakuan (mores)

Manusia merupakan makhluk individu, yaitu hakikat sebagai pribadi unik, beda dengan yang lain sosial serta selalu membutuhkan orang lain. 

Dalam hidup bermasyarakat, manusia taat pada norma yang diatur dalam lembaga sosial. Lembaga sosial merupakan lembaga yang mengatur perilaku manusia. 

Kenapa manusia harus taat pada norma dari lembaga sosial? Tujuannya agar tertib, teratur, berperilaku sesuai aturan yang berlaku.

Secara umum, peran norma dalam kehidupan masyarakat adalah untuk menciptakan masyarakat yang tertib. 

Sumber Daya Manusia (SDM)

Sumber: klique.id

Sumber Daya Manusia (SDM) idealnya berkualitas, untuk kemajuan bangsa dan negara. Nyatanya, pendidikan SDM masih rendah atau kualitasnya rendah. 

SDM rendah tersebut bertentangan dengan bonus demografi. Bonus demografi artinya kondisi negara yang memiliki proporsi penduduk usia produktif yang lebih besar daripada penduduk tak produktif. 

Penduduk produktif: penduduk dengan rentang usia 15-64 thn. Mereka terhitung produktif dan bisa menghasilkan pendapatan. 

Penduduk tidak produktif: penduduk dengan tentang usia di bawah 15 tahun dan lebih dari 64 tahun. 

Untukm eningkatkan kualitas SDM maka perlu memerhatikan hal-hal berikut:

a. Sistem Pendidikan yang baik dan bermutu

b Penguatan Peran agama

c. Peningkatan kapasitas SDM 

d. Pembinaan dan Pengembangan masyarakat

Thursday, January 11, 2018

Perjuangan Melawan Penjajahan Jepang

Pada saat Perang Dunia II (1939-1945) terdapat dua kekuatan yang berperang yaitu Sekutu(Amerika, Inggris, Belanda dan Perancis) melawan Jerman, Itali dan Jepang.
Tahun 1941 Pangkalan Militer Pearl Harbour diserang Jepang. Akibatnya Jepang mudah menguasai dan menduduki Filipina, Myanmar, Malaya, Singapura dan Indonesia.
Pada 8 Maret 1942 Sekutu menyerah tanpa syarat kepada Jepang sehingga mulai saat itu Jepang menduduki Indonesia.

Jepang menduduki Indonesia karena beberapa alasan. Pertama, Indonesia kaya akan bahan mentah, seperti minyak bumi dan batu bara. Kedua, wilayah Indonesia menghasilkan banyak produksi pertanian yang dibutuhkan Jepang dalam perang. Ketiga, Indonesia memiliki tenaga manusia dalam jumlah besar yang diperlukan untuk membantu perang Jepang.

Setelah menduduki Indonesia, Jepang menarik simpati rakyat Indonesia dengan melakukan beberapa hal. Jepang mengizinkan pengibaran bendera merah putih, dan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Selain itu, Jepang melarang penggunaan bahasa Belanda untuk bahasa pergaulan. Bahasa pergaulan sehari-hari diganti dengan bahasa Indonesia.

Tak kalah dengan cara itu, Jepang membuat ropaganda Gerakan 3A yaitu Jepang Pemimpin Asia, Jepang Pelindung Asia, Jepang Cahaya Asia.

Pada awal kedatangan Jepang ke Indonesia disambut dengan baik tetapi lama kelamaan sikap Jepang menimbulkan kesengsaraan dan penderitaan rakyat Indonesia. Jepang merampas hasil pertanian rakyat sehingga rakyat Indonesia kelaparan, kekurangan gizi dan banyak rakyat yang meninggal. Untuk berpakaian pun, rakyat sangat memprihatinkan. Rakyat menggunakan pakaian dari karung goni, dan daun rumbia. 
Selain itu Jepang melakukan pengawasan yang ketat terhadap pemberitaan dan melakukan pemerasan tenaga manusia melalui Romusha.

Untuk membantu perang melawan Sekutu, Jepang membentuk banyak barisan seperti Seinendan, Keibodan, Fujinkai, Suishintai, Jibakutai, Gakutotai dan Peta.

Penderitaan demi penderitaan yang dialami rakyat Indonesia ketika diduduki Jepang pada akhirnya memunculkan perlawanan di berbagai daerah. Perlawanan terjadi di Aceh, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Cilacap dan Jawa Timur. 

Thursday, September 22, 2016

PERSEBARAN FLORA FAUNA DI INDONESIA


Flora dan fauna Indonesia dibedakan menjadi tiga, yaitu flora dan fauna asiatis, peralihan (asli), dan australis. Flora dan fauna asiatis ditemukan di Indonesia bagian barat. Flora dan fauna australis ditemukan di Indonesia bagian timur. Flora dan fauna di Indonesia bagian tengah merupakan flora dan fauna asli Indonesia.

Pembagian ini didasarkan hasil penelitian penelitian Alfred RusselWalace dan Max Wilhelm Carl Weber.
Jenis flora di Indonesia
Flora di Indonesia bagian barat
Flora di Indonesia bagian Tengah
Flora di Indonesia bagian Timur
pinus, kamper, meranti,
kayu besi, kayu manis,
beringin, dan raflesia
jati meranti, mahoni,
beringin, pinang, bunga
anggrek, dan bugenvil
ramin, kamper, meranti,
besi, jelutung, bakau,
pinus, dan rotan

Flora yang dibudidayakan
markisa, rambutan, duku, durian,
manggis, kemenyan, salak, bambu,
karet, kelapa sawit, dan rotan
nangka, tumbuhan jamu, jarak,
kina, jambu, durian, salak, dan
cempedak
langsat, rambutan, dan durian
eboni, kayu besi, pinus,
kayu hitam, rotan, dan
beberapa jenis bunga
anggrek
jati, sandelwood, akasia,
cendana, dan beberapa
jenis bunga anggrek
sagu, meranti, gotasa,
kayu besi, lenggua, jati,
kayu putih, dan anggrek

Flora yang dibudidayakan
markisa, jati, dan rotan
lada, sorgum, cokelat, cengkeh,
salak, dan jeruk bali
sagu, gandaria, kayu putih

jenis conifera seperti agatis alba dan obi
pohon sagu, nipah, dan bakau.

Jenis fauna di Indonesia

Tipe Asiatis ( Indonesia Barat)
Tipe Peralihan(Indonesia tengah)
Tipe Australis(Indonesia Timur)
Ciri-ciri:
1.      Binatang menyusui besar- besar
2.      Terdapat bermacam kera
3.      Jenis ikan tawar banyak
4.      Jenis burung berwarna sedikit
5.      Binatang menyusui berkantung sedikit
6.      Contoh hewan tipe Asiatis: gajah, harimau, tapir,
badak, orang utan,
kera, pelanduk,
siamang, kijang, ular,
kambing, burung
kakaktua, kutilang,
tekukur, dan gereja
Contohnya: rusa, anoa,
musang, tapir,
dan monyet
sapi, rusa, komodo,
domba,
burung kakaktua,
jalak, dan nuri
1.      Binatang menyusui kecil- kecil
2.      Terdapat bermatidak terdapat kera
3.      Jenis ikan tawar sedikit
4.      Banyak jenis burung berwarna
5.      Banyak binatang menyusui berkantung
6.      Contohnya: kambing, kuskus,
burung nuri, dan
cenderawasih
rusa, kanguru, burung
cenderawasih,
maleo, kakaktua
raja, kasuari,
dan parkit

Thursday, August 27, 2015

Perbandingan Kondisi Sosial,dan Pemerintahan di Negara-negara Asia tenggara dan sekitarnya

Perbandingan Kondisi Sosial,dan Pemerintahan di Negara-negara Asia tenggara dan sekitarnya
No Negara System pemerintahan Bahasa resmi Mata Uang Mata Pencaharian Agama resmi Hasil Alam
1. Indonesia Republic Bahasa Indonesia Rupiah Petani, pedagang, industry,dll Islam, Kristen, Katholik, Hindu, Budha Minyak bumi, gas alam, logam, rotan, kayu
2. Malaysia Kerajaan konstitusi Melayu, Tamil, Inggris, Cina Ringgit Petani, industry, dll Islam, Budha, Konghucu dan Kristen Timah, karet, kelapa sawit
3. Filipina Republic Tagalong, Inggris Peso Industry, perdagangan, pertanian Katholik Roma, Islam dan Protestan Industry, perdagangan, pertanian
4. Singapura Republic Inggris, Cina, Melayu, Tamil Dolar Singapura Industry, perdagangan, jasa Budha, Hindu, Islam, Kristen Industry, perdagangan, jasa
5. Thailand Kerajaan Konstitusional Thai, Inggris, Cina, Melayu Baht Thailand Beras, karet, industri Budha, Islam, Kristen Beras, karet, industri
6. Brunei Darussalam Monarkhi/ kesultanan Melayu, Inggris, Cina Dolar Brunei Minyak bumi, gas alam Islam, Budha, Kristen Minyak bumi, gas alam
7. Myanmar Republic Birma, Inggris Kyat Petani Budha, Islam, Hindu, Kristen Padi, kayu jati, gandum, jagung, kapas
8. Vietnam Republic sosialis Vietnam, Cina, Perancis Dong Petani, industri Budha Padi, batubara
9. Kamboja Kerajaan Khmer, Perancis Riel Kamboja Petani Budha, Islam Padi, jagung, karet
10 Laos Republic Lao, Perancis, Inggris New Kip Petani Budha, Kristen. Animisme Getah, dammar, padi
11 Australia Persemakmuran Inggris Peternak, petani, perdagangan, industry, pertambangan Kristen, katholik
12 Timor Leste Demokrasi parlementer Resmi: Tetum, Portugis, Indonesia Dollar AS Petani, pertambangan Katholik Kopi, padi, kedelai, kopra, emas, minyak bumi, mangaan, gas alam
13 Papua Nugini Monarkhi konstitusional Resmi: Inggris, Tok Pisin, Hiri Motu Kina Petani Minyak bumi, tembaga, emas, kopi

PERSAMAAN DAN PERBEDAAN KONDISI SOSIAL DAN ALAM INDONESIA DAN NEGARA- NEGARA TETANGGA

Perbandingan tentang keadaan alam di Indonesia dan negara- negara tetangga
No
Negara
Iklim
Pegunungan
Gunung
Sungai
1. Indonesia Tropis
Musim
Laut
Peg. Jayawijaya Gn. Berapi
Gn. Tidak aktif
s. Kapuas Besar (terpanjang)
2. Malaysia Tropis / laut khatulistiwa Gn. Kinabalu
Gn. Tahan
s. Rajam
s. Pahang
3. Singapura Tropis/ lembab dan hangat Bukit timah
4. Filipina Tropis Gn.sirkum pasifik : Gn. Apo
5. Thailand Tropis
Sub tropis
Dat. Tinggi Khorat Gn. Doi Inthanon s. Chaophraya
6. Brunei Darussalam Tropis Bukit Pagon s. Brunei, s. belait, S. tutong, S. Temburong
7. Vietnam Tropis Gn. Fansipan Delta s. Merah
Delta s. Mekong
8. Laos Tropis Kordirela Annam Gn. Phu Bia
Dat. Tinggi Tranninh
s. Mekong
9. Myanmar Tropis Peg bag T
Peg bag tengah (Arakan Yoma)
Peg bag B
Gn. Hkakabo Razi s. Irawadi dan s. sittang
10. Kamboja Tropis Peg Dumei, peg. Moi, Peg cardarmon Gn. Aural s. Mekong
11. Papua Nugini Tropis Peg. Bismark
Peg. Owen stanley
Gn. Wilhelm s. sepik, S. Fly
12. Timor Leste Tropis kering (peg kapur) Gn. Tatamailau (s.musiman)
13. Australia Tropis(Australia bag U)
Gurun (Australia bag B)
Peg. Biru
Peg. Alpen australia
Gn. Kosciusko
Gn. Olga
s. Murray
s. Lachlan